The Truth About Cicak and Buaya

Posted on Leave a commentPosted in Chick Chat, Random Thoughts

Setiap kali membaca koran, kata cicak dan buaya terasa agak mendominasi – sebab mereka sudah menjadi istilah umum buat menggambarkan perseteruan antara KPK dan Mabes Polri. Tentu saja eufisime begitu terasa sangat cocok sebab dalam dunia nyata – meski keduanya dimasukkan ke dalam keluarga reptil – cicak tembok ogah bertarung melawan seekor buaya. Sebaliknya mereka menyadari peranan masing-masing dan patuh pada hukum alam. Saya sih tidak takut cicak, gak seperti kawan saya yang suka histeris melihat reptil mini gemuk berkepala membulat dan kulit transparan itu. Bisa dibilang, kita di sini hidup harmonis dengan cicak, mereka kerap ditemui di sekitar dapur, kamar mandi dan lemari makan, atau sedang tenggelam dalam gelas kopi. Nah, kalau buaya – saya memang cuma pernah melihatnya beberapa kali di kebun binatang. Ia tak menarik – hanya diam berjam-jam dengan mulut terbuka, tak merasa terganggu dengan hiruk pikuk pengunjung anak-anak yg mencoba melemparinya dgn batu atau ranting kering. Barangkali ia kenyang, sebab petugas kebun binatang tak pernah alpa memberinya makan. Yang membuat buaya lebih menarik adalah bahwa ada jauh lebih banyak citra […]