Thought Pieces

I love words that touch my heart, jump with merriment, ring with truth

Month: April 2017

Nggak Ada Waktu Buat Menulis

Kadang bosan ditanya “bagaimana caranya jadi penulis produktif?” atau “bagaimana cara mengatur waktu untuk menulis?” sebab selalu ada yang ngeyel tiap kali saya menjawabnya. Saya sih nggak pernah keberatan kalau ada yang berargumen, cuma kadang argumen penanya terasa defensif. Misalnya, ya…

“Ya, kan mbak Astrid enggak kerja (kantoran) jadi bisa punya waktu buat menulis.”
“Mbak enak, anak-anaknya udah pada gede. Anak saya kan masih kecil, nggak bisa ditinggal.”
“Duh, ibu-ibu kayak aku sih udah enggak ada waktu buat menulis. Harus masak, nyuci, nyetrika, ngurus anak dan suami. Habis deh waktunya.”

Oh, argumen-argumen penuh pemakluman begitu suka bikin saya kesal setengah mati. Continue reading

IDGAF

Saya punya masalah dengan dianggap serius, terutama saat sedang sedih. Beberapa kawan mengira saya lagi berpura-pura galau atas nama sensasi, sebagian lagi terheran-heran. Sebagian yang terakhir ini barangkali menganggap otak saya  nggak merekam file kesedihan.

Nggak salah juga sih kalau kawan-kawan berpikir begitu, sebabsaya memang ahli bersembunyi di balik candaan. Entah di medsos atau situasi nyata, saya kerap melontarkan jokes atau kalimat-kalimat pemancing tawa. Banyak kawan yang menanti-nanti status-status FB saya karena katanya bisa membuat hari mereka lebih menyenangkan.

Continue reading

© 2017 Thought Pieces

Theme by Anders NorenUp ↑

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: