A Long Came Bule

Seseorang        : Kerjanya apa mbak? Saya                : Oh.. saya ngajar bahasa Indonesia untuk orang asing. Seseorang        : Oya? Wah.. pasti bahasa Inggrisnya bagus banget tuh. Saya                : Yaaaiiyaalah… Sepuluh tahun terakhir kerjaan saya adalah jualan bahasa (tentu saja karena saya gak bisa jualan nusa, apalagi bangsanya). Setiap kali menjawab pertanyaan... Read more

Not A Big City Girl

Waktu kuliah, saya lumayan aktif di organisasi mahasiswa dan sempat jadi asisten dosen selama beberapa semester, jadi wajar deh kalau lumayan banyak mahasiswa dari banyak angkatan dan jurusan lain yg kenal saya (ckckck!). Dulu, itu menyenangkan. Tapi setelah beberapa tahun lulus, saya selalu merasa gak nyaman setiap kali bertemu mereka... Read more

Madam Air

Cita-cita saya waktu SD standar aja, jadi pilot. Waktu saya jatuh cinta sama Tom Cruise di film Top Gun, cita-cita itu jadi lebih spesifik yaitu jadi pilot pesawat tempur. Setelah masa ABG lewat, saya mulai kepingin jadi pramugari, sebab lebih feminin dan tentu saja tidak harus bertempur. Tapi, saya kecewa... Read more

The Devil Wears Prada

Tokoh Miranda dlm film itu mirip banget sama boss saya. Dia seorang pekerja keras, dan seperti ungkapan dlm film itu “Kalau dia laki-laki, orang lain akan hanya melihat kehebatan pekerjaannya”. Memang seluruh hidupnya adalah pekerjaannya. Saya bekerja untuknya selama sepuluh tahun, dan lima tahun terakhir saya menjadi asistennya. Saya gak... Read more

Family Man

Semua orang mengagumi seorang “family man”, tapi apakah Anda pernah mendengar tentang family woman? Kalimat itu saya baca di sebuah majalah. Dan tiba-tiba saya jadi teringat beberapa teman, para single ladies yang jatuh cinta sama pria beristri. What’s wrong with a single man? Gak ada yang salah sih, mungkin cuma... Read more

HAKUNA MATATA!

Turn 34. Beberapa teman suka berkomentar begini: hidup kamu sekarang sudah seperti yg kamu inginkan? kamu sudah menemukan apa yg kamu cari? gimana kamu tau bhw pilihan-pilihan kamu adalah yg terbaik buat kamu? Saya masih percaya bahwa hidup seperti buku ‘PILIH PETUALANGANMU SENDIRI” yang pernah diterbitkan Gramedia sekitar tahun 80an.... Read more

The Year of Living Dangerously

Saya bukan sengaja asal comot judul*, tapi memang judul tulisan saya kali ini agak cocok dengan keadaan Jogja yang — kalau mau dibesar-besarkan — ada di tengah-tengah bahaya! Bayangkan, gempa di selatan (bahkan gempa susulannya masih terasa sampai sekarang) dan letusan Merapi di utara! Memang sih, kelihatannya letusan merapi tidak... Read more

TTM = Teman Tapi Menyebalkan

Seorang teman sering sekali berucap maaf. Bukannya mau ikut-ikutan mpok Minah, tapi dia mengucapkan kata itu dengan refleks dan enteng. Datang telat, maaf. Lupa kembaliin buku (setelah 3 tahun berlalu), maaf. Batalin janji tanpa memberi tahu, maaf…maaf…dan maaf. Jadi kalau saya kesal dan tidak bisa melupakan, mungkin saya juga hanya... Read more

Choices

“Since birth, modern women have been told we can do and be anything we want. Be an astronaut, the head of an Internet company, a stay-at-home mom. There aren’t any rules anymore, and the choices are endless. And apparently they can be delivered right to your door. But is it... Read more