First Month

My peroid’s late. What the heck! Had been late before.

Tapi setelah sadar bahwa telatnya bukan cuma dua-tiga hari perasaan deg-degan mulai muncul. Hamil..enggak..hamil..enggak.. tapi tetap enggak melakukan apa-apa karena takut kecewa seperti sebelum-sebelumnya. Sepuluh hari lewat, enggak tahan juga.. beli tes pack dan positif. Salah nih! Itu yang terlintas pertama kali lihat dua garis horisontal berwarna merah jambu keunguan itu. Bolak-balik baca petunjuk cara pakai tes pack dalam kemasan..dan menurut itu, caranya sudah benar dan hasilnya akurat 99%. Ya Tuhan… bener nih, hamil? Saya dan hubby cuma bisa lihat-lihatan dengan perasaan enggak karuan. Bahagia.. tapi masih belum percaya. Perlu waktu beberapa jam sampai saya dan hubby pulih dari kejutan itu.

Empat hari kemudian ke dokter, di USG… wow! Takjubnya lihat di layar monitor gambar samar dari rahim saya, dan lebih menakjubkan lagi.. gambar dari janin saya yang kira-kira seukuran sebutir beras di tengah-tengah rahim itu. Sejak itu, setiap hari saya memperhatikan semua detail dalam kehidupan saya. Payudara yang membesar – dan terlihat sangat sexy.. perut yang –tentu saja – belum berubah.. keanehan pada nafsu makan, kemalasan yang sulit dilawan, rasa capek yang tiba-tiba datang.. dan yang paling menyenangkan perhatian dari hubby yang lebih dari biasanya… Ini adalah akhir dari penantian selama hampir enam tahun. Ini juga sebuah awal..

Facebook Comments

Leave a Reply