Passing Through the Banyan Trees

Dalam bahasa Jawa disebut Masangin. Orang-orang Jogja sudah amat familiar dengan permainan ini, tapi buat kamu yang baru pertama kali ke Jogja mungkin perlu tahu dulu sebelum mencobanya.

Masangin
Dua pohon beringin di alun-alun Selatan Jogjakarta. Sumber gambar dari sini

Permainan ini sederhana, kamu hanya harus berjalan melewati bagian tengah, antara dua buah pohon beringin yang ttumbuh di alun-alun selatan Keraton. Dan supaya seru, tentu saja mata kamu harus ditutup. Kain penutup mata berwarna hitam itu bisa disewa dari orang-oran yang duduk-duduk di sekitar situ.

Jarak tempuh yang harus kamu selesaikan sebenarnya gak jauh, cuma 80 langkah saja dari Utara ke Selatan. Mudah? Ya, kelihatannya. Sebab saat mencoba, tak sedikit yang gagal – artinya, meski merasa telah berjalan lurus, nyatanya setelah selesai dan penutup mata dibuka, kita baru tahu kalau telah menikung menjauhi kedua pohon itu, atau bahkan belum mendekatinya sama sekali.

Konyol? Ya..memang, buat penonton, kamu akan kelihatan konyol karena gak mampu melewati celah selebar delapan meter itu. Tapi tahukah kamu bahwa kekonyolan itu berawal dari sebuah permohonan kepada Tuhan?

Konon jika kamu tengah menginginkan sesuatu, berjalanlah dengan mata ditutup melewati kedua pohon beringin tersebut. Jika berhasil, maka itu adalah pertanda bahwa doamu akan terkabul. Kepercayaan kuno abdi dalem Keraton yang telah turun temurun itu kemudian dijadikan sebuah permainan seru-seruan oleh pembesar Keraton, bahkan dilombakan pada hari-hari tertentu –- lengkap dengan juri, sistem penilaian, tropi dan hadiah-hadiah menggiurkan.

Tapi, kamu gak perlu menunggu waktu perlombaan karena Masangin bisa dilakukan kapan saja di sore hari. Kalau mau lebih kreatif, sebelum menuju kedua beringin, cobalah jalan berputar-putar dulu, hitung jarak dan bikin strategi ~ meski sebenarnya bergaya lugu dan khusuk pun susahnya setengah mati.

Tapi, kalau gak ingin main, kamu bisa lesehan sambil jajan bakso atau wedhang ronde dan menontoni aksi orang-orang yang bermain Masangin. Menggelikan sekaligus kasihan saat ada yang jalan berputar-putar, menabrak pinggir trotoar, tembok pembatas beringin atau tiang lampu.

 

Yet, it’s very entertaining game! 🙂

Facebook Comments

Leave a Reply