Real Friend Or Real Lover?

Posted on Posted in Chick Chat

Pernah mengamati film-film — khususnya serial TV — yang kedua tokohnya utamanya berbeda kelamin tapi bisa bersahabat dengan sangat indahnya? Sebut saja persahabatan populer sejak era tahun 80an, seperti pasangan Remington dan Laura (Remington Steelee), CJ Hunter dan Deedee Mc Call (Hunter) sampai era 90an seperti pasangan Mulder dan Scully (The X files), Dawson dan Joey (Dawson Creek), bahkan yang lebih heboh lagi Monica dan Chandler (Friends).

Apa yang terjadi dengan persahabatan manis mereka? Well.. karena kemudian tumbuh cinta di antara mereka, Remington berpisah dengan Laura, begitu pula Hunter-Deedee dan Dawson-Joey. Mulder dan Scully lebih beruntung karena bisa bersatu meskipun dalam pelarian, punya anak pula..Monica dan Chandler mampu membangun rumah tangga yang manis meskipun tidak dikaruniai anak.

Terus..kenapa saya nulis ini? Karena saya percaya persahabatan antara seorang cowok dan seorang cewek itu sejatinya enggak ada. Dalam dunia yang serba sempurna, tentu saja ada persahabatan manis antara cowok dan cewek yang sifatnya platonis dan seimbang dimana keduanya mampu menjalin komunikasi terbaik dan menghadapi dunia bersama. Sayangnya, dunia yang sempurna itu enggak ada. Buktinya, persahabatan macam itu selalu diakhiri dengan jatuh cinta yang ditindak lanjuti dengan menjadi pasangan atau saling menghindari.

Sejak remaja saya bermimpi memiliki persahabatan macam ini. Tapi cinta kemudian lebih berkuasa atas mimpi saya. Kebanyakan saya memilih menghindari cinta sebab menjalani cinta bukan kesalahan tetapi cinta enggak mampu membuat persahabatan antar kelamin berbeda menjadi platonis karena kemudian datanglah sejumlah tuntutan yang sebelumnya enggak pernah terpikirkan.

Meskipun saya enggak doyan coklat, tapi saya setuju dengan kalimat terkenal Forrest Gump “Life is like a box of chocolate” yang buat saya berarti hidup penuh pilihan yang mengejutkan. Jadi real friend or real lover?

HAPPY VALENTINE!

Facebook Comments