SHALLOW ASTRID

Banyak yg bilang saya gak perlu menurunkan berat badan – kebanyakan teman saya pun berkata sama. Dan di situlah masalahnya, sebab saya kiblat saya dlm hal ini masih para model & selebritis super langsing, macam Beyonce. Bedanya, Beyonce meluangkan banyak waktu utk berolah raga dan ia disiplin menjaga pola makannya – saya tidak.

Dan secara saya kepingin mengencangkan bokong atau mengecilkan perut dgn instan, saya gak anti operasi plastik. Dua alasan saya belum melakukannya adalah saya takut pisau bedah & saya gak punya uang. Saya suka iri sama Anita Barbie. Di majalah Tattler pinjaman, saya sering lihat foto nyonya super kaya itu yg selalu mendandani diri sendiri seperti pakaian Barbie dlm pesta2 komunitas jetset Jakarta.

Saya sendiri gak pernah punya Barbie, sebab boneka plastik itu amit-amit mahalnya. Saya cuma harus iri hati melihat si cantik di toko mainan dgn beragam pakaian, sepatu dan aksesorisnya; model puteri raja, penari balet, seragam suster, astronot, pakaian Minang… just name it! Apapun, ia terlihat begitu (atau terlalu) ideal. Rambutnya tebal, lehernya jenjang, kakinya panjang, payudaranya mengkal dan tentu saja torsonya yg langsing. Benar2 gak mungkin disaingi – bahkan oleh Beyonce sekalipun!

Katakanlah saya korban kapitalisme, tapi saya tak begitu saja membencinya sebab sebetulnya tanpa monopoli, ia adalah sebuah sistem dimana publik diperhitungkan, mirip pemahaman demokrasi dlm banyak segi. Dan Mattel tahu benar bagaimana bergerak dlm sistem ini.

Mattel gak cuma memproduksi Barbie bule – meski tetap dgn postur tubuh super ideal Barbie Asia, Barbie Negro, Barbie Hawaii, dll diproduksi. Lalu bersama Disney, dipasarkan Poccahontas alias Barbie Indian. Belakangan, Barbie Blonde sendiri main film – mungkin sudah ada sekitar lima judul film yg memasangnya sbg aktris utama.

Eniwei, sbg korban kapitalisme..saya tetap kepingin langsing – terlepas dari apakah saya setuju atau enggak dgn konsep cantik yg ditawarkan Barbie. Sebab kebanyakan org masih percaya bhw mereka yg tinggi, putih, langsing memenuhi kriteria cantik (dan yg lain tidak). Hidup memang kadang gak adil, kan?

Facebook Comments

Leave a Reply