Thought Pieces

I love words that touch my heart, jump with merriment, ring with truth

Tag: ghostwriter indonesia

Pseudonyms

Baru-baru ini saya mendapat protes dari beberapa kawan. Mereka tak nyaman dengan nama pena yang saya gunakan di buku terbaru saya. Salah satunya bahkan ada yang ‘ngambek’ nggak mau beli buku itu, sebab tak ada nama (asli) saya di kover depan. Meski sudah saya jelaskan bahwa nama asli saya tertera di halaman profil, dia tetap ogah beli walau suka isinya.

Sialnya lagi, di toko-toko buku Jakarta, buku itu masuk best seller dan (nama asli) saya tetap nggak terkenal 😀

Padahal nama pena atau pseudonyms adalah hal yang umum buat seorang penulis. Banyak penulis besar atau best seller yang tak menggunakan nama aslinya. JK Rowling, misalnya, bernama asli Joanne. Mark Twain dilahirkan dengan nama Samuel  Clemens, dan Multatuli adalah nama samaran dari Edward Douwes Dekker.

Lantas kenapa seorang penulis menggunakan nama pena? Alasannya beragam, ada yang karena ingin menyebrang genre, menjaga privacy dari penggemar, menjaga perasaan penggemar atau beralih penerbit.

Stephen King barangkali bakal ditinggalkan penggemarnya jika ia Continue reading

Cuti Medsos dan Seni Beres-Beres

IT’S 2017. SELAMAT TAHUN BARU!

Desember lalu menyenangkan banget. Pertama, saya berhasil mengatur agar tak ada satupun order kerjaan masuk untuk bulan tersebut. Tujuannya agar tak seperti tahun-tahun sebelumnya, saya masih harus berjibaku dengan naskah-naskah yang belum kelar di masa liburan. Akibatnya liburan tak nyaman, dan anak-anak tak menjadi perhatian. Meski minggu pertama Desember saya masih menyelesaikan beberapa hal, bobotnya ringan-ringan saja. Dan tiga minggu berikutnya, saya benar-benar puas menghabiskan liburan bareng keluarga.

Nusa Lembongan dan kebun teh di Karanganyar adalah tempat liburan pilihan kami kali ini. Menghabiskan hampir satu minggu di pulau indah itu, menikmati segala aktivitas pantai dan laut, berjemur di bawah matahari (yang terakhir sok-sok saja sih, biar kayak bule, hehe). Sementara menghabiskan seharian di kebun teh di lereng gunung Lawu bikin fresh jiwa dan raga banget.

Ada yang beda dengan liburan kali ini (selain tanpa gangguan kerjaan tentunya). Continue reading

© 2017 Thought Pieces

Theme by Anders NorenUp ↑

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: