My Comfortable and Perfect Life

comfort zone zona nyaman hidup perubahan berubah

Sepuluh tahun yang lalu, kehidupan saya nyaman dan sempurna. Hanya saja saya merasa enggak ke mana-mana.

Berada di zona ternyaman dalam hidup. Tinggal di rumah seluas 400 meter persegi yang dipinjamkan perusahaan untuk memudahkan kerja saya, di lokasi elit dan berjarak hanya empat menit jalan kaki dari kantor. Digaji sesuai rate dollar. Pesta atau makan malam bersama ekspatriat hampir setiap Jumat. Berteman dan membuat jejaring dengan para diplomat, duta besar dan orang-orang dari banyak organisasi internasional. Hidup saya sangat menyenangkan.

Dan lantas membosankan setelah beberapa waktu. Setiap hal dalam hidup terasa sangat benar, sekaligus terasa sangat salah.

Continue reading “My Comfortable and Perfect Life”