Pengalaman Kedua Menulis Buku Dongeng; Kolaborasi Dengan Irvan Kartawiria

dongeng kirana

Byuh! Dua bulan berlalu tanpa menulis apapun di blog. Rasa bersalah terus mencolek-colek sebab sudah berkomitmen buat rutin menulis di sini. Salahkan kesibukan, itu hal termudah yang bisa saya bilang. Cuma, saya juga bisa bilang dengan bangga bahwa sok sibuknya saya menghasilkan karya. Akhir Februari ini, sebuah novel dongeng lahir. Karya kolaborasi antara saya dan Irvan Kartawiria. Judulnya KIRANA.

Continue reading “Pengalaman Kedua Menulis Buku Dongeng; Kolaborasi Dengan Irvan Kartawiria”

Uniformity

pensil warna, jadi penulis
Pernah dengar kata demassification?

Saya juga baru tahu tadi pagi waktu buka-buka Google untuk cari materi penulisan. Saya nggak bisa menerjemahkan dengan persis kata yang dipopulerkan oleh Alvin Toffler itu,  tapi ternyata pernah ada masa ketika para intelektual prihatin bahwa masyarakat dunia di masa depan akan benar-benar seragam. Industrialisasi berarti produksi massal dalam jumlah yang luar biasa banyaknya. Ini mungkin akan mengarah pada standarisasi dan sinkronisasi atas apa saja di dunia ini, yang ujung-ujungnya berakhir pada keseragaman. Continue reading “Uniformity”

Pseudonyms

Baru-baru ini saya mendapat protes dari beberapa kawan. Mereka tak nyaman dengan nama pena yang saya gunakan di buku terbaru saya. Salah satunya bahkan ada yang ‘ngambek’ nggak mau beli buku itu, sebab tak ada nama (asli) saya di kover depan. Meski sudah saya jelaskan bahwa nama asli saya tertera di halaman profil, dia tetap ogah beli walau suka isinya.

Sialnya lagi, di toko-toko buku Jakarta, buku itu masuk best seller dan (nama asli) saya tetap nggak terkenal 😀 Continue reading “Pseudonyms”